KEIKHLASAN BERAMAL DALAM HIDUP INI

Ada tiga orang pemuda sedang mengembara. Ketika hari sudah malam, mereka masuk ke dalam gua untuk sejenak bermalam. Begitu masuk ke gua, tiba-tiba ada batu besar jatuh dari puncak bukit dan menutupi pintu gua. Mereka mencoba menyingkirkan batu itu dengan kekuatan yang dimiliki tapi sama sekali batu besar itu tak bergerak sama sekali.

Pada saat yang menegangkan itu mereka pun menyadari bahwa tak ada yang dapat memberikan pertolongan kecuali Allah SWT. Akhirnya mereka pun masing-masing berdoa kepadaNYA. Dalam doa, mereka mengungkapkan salah satu dari amal kebaikan yang sudah pernah mereka lakukan dengan hati yang ikhlas.

Doa Pemuda Pertama

Pemuda ini begitu hormat kepada kedua orang tuanya. Setiap pagi dia meninggalkan rumah untuk menggembala kambing, bila petang dia pulang membawa air susu kambing murni untuk diberikan kepada orang tuanya, istri dan anaknya.

Dan pada suatu hari karena suatu urusan yang tak diduga, dia terlambat pulang dan ketika pulang ke rumah dia telah mendapati keluarganya tertidur dengan perut kosong. Sedangkan untuk membangunkannya dia tak sampai hati. Dia berpikir, nanti kalau mereka sudah bangun baru akan diberikan susu itu.

Kebetulan di tengah malam anaknya bangun, menangis karena lapar. Tetapi karena orang tuanya belum bangun dan belum minum susu maka dia tidak memberikan susu itu pada anaknya dan membiarkan anaknya tertidur kembali dengan keadaan masih lapar.

Keesokan harinya setelah orang tuanya bangun segera diberikan susu itu kepada mereka terlebih dahulu barulah isteri dan anaknya. Dan doanya pada Allah : "Ya Allah jika apa yang aku lakukan itu termasuk amal kebaikan yang Engkau ridhai maka berilah pertolongan kepadaku agar aku bisa keluar dari gua ini".

Setelah selesai berdoa tiba-tiba batu itu bergeser sedikit tapi mereka belum bisa keluar.

Doa Pemuda Kedua

Dalam doanya, dia mengatakan bahwa dia mencintai anak pamannya yang berparas cantik. Sudah bertahun-tahun mereka kenal dan dekat meski tanpa berbuat hal-hal yang merusak martabat keluarga. Dan pada suatu hari dia menemui perempuan itu dengan membawa uang sebanyak 120 dinar untuk diberikan kepadanya tapi ternyata dalam hatinya mengandung niat yang tak baik yaitu untuk melakukan perbuatan terlarang.

Tapi sang gadis berkata "Apakah engkau tidak tidak takut kepada Allah yang pasti melihat perbuatan kita? Jalan yang panjang masih terbuka untuk memenuhi hajatmu yaitu dengan jalan perkawinan". Lalu pemuda itu pun mengurungkan niatnya itu.

Dan dia berdoa kepada_Nya " Ya Allah jika Engkau menilai tindakannku ini sebagai amal kebaikan, maka lepaskanlah aku dari bahaya yang mencekam ini".

Setelah doa itu, batu besar itu bergeser lagi tapi masih juga belum memberi celah untuk mereka keluar dan tetap berada dalam gua yang gelap tanpa makanan.

Doa Pemuda Ketiga

Pemuda ini menyatakan, bahwa dia mempunyai buruh yang sudah bertahun-tahun lamanya tidak datang padahal uang gajinya masih ada padanya. Akhirnya uang gajinya itu dibelikannya seekor kambing, dipelihara hingga menjadi banyak.

Pada tahun-tahun berikutnya, datanglah bekas buruhnya itu untuk meminta gajinya. Dan pemuda itu menunjukkan satu lapangan luas sebagai tempat hidup beratus-ratus ekor kambing. Bekas buruhnya tak mengerti dan mengatakan bahwa kedatangannya hanya untuk meminta gajinya karena dia sedang memerlukan uang. Akhirnya pemuda itu pun menceritakan keadaan yang sebenarnya. Dan dia mengatakan bahwa kambing-kambing itu adalah milikmu, dari gajimu yang aku belikan kambing hingga menjadi sebanyak ini dan sekarang ambillah semua kambing itu dan aku tak kan mengambil seekorpun kambing itu.

Dan dalam doanya "Ya Allah jika Engkau ridha akan perbuatanku itu sebagai amal kebaikan maka berilah pertolongan kepadaku agar aku bisa keluar dari dalam gua ini".

Akhirnya batu besar itu pun bergeser lagi hingga mereka dapat keluar dari gua itu.


Kisah yang cukup aneh tapi memang sungguh nyata.

Suatu kebajikan dan perbuatan baik yang ikhlas dapat melepaskan orang dari keadaan yang amat memberatkan dan semua itu semata-mata karena pertolongan Allah atas amal perbuatan yang ikhlas tersebut.

Moga hari2 yang kalian lewati selalu mensyukuri nikmat yang Allah kasih karena "Betapa Hidup Ini Indah (Ma Ajmala hadzihil Hayah)".

Sukses buat teman, sahabat or saudaraku yang sedang menghadapi ujian moga apa yang kalian cita2kan bisa terlaksana dan menerima apa pun hasilnya dengan ikhlas.

dr berbagai sumber

0 Response to "KEIKHLASAN BERAMAL DALAM HIDUP INI"

Posting Komentar